Postingan

Belajar Dari Perspektif Lingkaran Kecil

Gambar
Ada yang bilang, jangan mengeluh dan memprotes tanah yang kamu tempati. Tapi bagaimanalah, belajar di jurusan pendidikan membuatku melihat dengan jelas potret pendidikan negara ini. Potret yang masih menunjukkan kelabilan, kebingungan, dan ketidakmampuan melakukan hal yang paling vital sekalipun. Setidaknya itulah yang saya pikirkan ketika sedang mengerjakan RPP untuk persiapan mata kuliah Microteaching. Saya harus memperbaiki RPP saya karena ada mata pelajaran Matematika pada pembelajaran tematik yang akan saya ajarkan. Rupanya, sejak beberapa tahun lalu pelajaran Matematika sudah dipisahkan dari buku tematik. Saya pun harus mencari lagi buku tematik terbaru yang sudah direvisi di internet. Entah kenapa hal ini membuat saya kesal sendiri. Bukan, bukan kesal karena mencari buku tematik lagi. Saya membayangkan ada sekolah sekolah yang berada di kota, akan dengan mudah menyesuaikan diri dengan kurikulum yang baru. Sekolah di kota sih bisa saja mendapat buku tematik terbaru dengan cepat...

For Those Who Feel Left Out In Their Studies

Gambar
"We may be different, but it doesn’t make us less." Hari ini, saya mengerjakan suatu tugas kuliah yang kebetulan membutuhkan waktu lama sekali untuk menyelesaikannya.  Tugas ini memang tidak ada deadline - nya, jadi saya sengaja tidak terlalu ngebut mengerjakannya .  Pokoknya take time sampe bener-bener paham lah. Tapi s aking pelannya, saya tak sadar waktu  sudah   berlalu 3 jam lamanya.  Satu jam untuk m empelajari , satu setengah jam  mengetes soal , dan kurang lebih satu jam untuk mengerjakan 10 soalnya. Mungkin kalian akan bertanya tanya sesusah apa sih soal ini, kok sampe ngerjain 3 jam gak selesai selesai. Ya, memang segini waktu yang saya butuhkan agar benar-benar memahami tugas kali ini.  Soal ini sebenarnya bisa lebih cepat dikerjakan oleh kalian yang punya kapasitas otak lebih dari saya.   Saya punya teman yang lebih jago hitungan daripada saya, dan dia hanya butuh waktu 15 menit memahami materi dan 15 menit selanjutnya mengenali pola ...

Dwibahasa Bagi Perkembangan Bahasa Anak, Hambatan atau Bukan?

Gambar
Maraknya perpindahan penduduk ke daerah yang berbeda bahasa adalah hal yang tak dapat dihindari. Karena bermacam-macam kepentingan, banyak keluarga memutuskan untuk pindah dari satu daerah ke daerah lain yang berbeda wilayah, budaya, dan tak terkecuali, bahasa. Perpindahan penduduk seperti transmigrasi, urbanisasi, ruralisasi, imigrasi, maupun emigrasi biasanya diputuskan oleh orangtua, dan perpindahan ini seringkali melibatkan anak usia prasekolah yang sedang mengalami proses pemerolehan bahasa. Setiap anak mempunyai bahasa pertamanya yang dipelajari di dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Ketika anak tiba-tiba pindah ke lingkungan sekolah atau masyarakat yang bahasanya berbeda dengan bahasa pertamanya, perkembangan bahasa pertama bisa saja menghambat anak untuk berbicara. Anak bisa kesulitan untuk memproduksi kata dan kalimat yang dapat mengganggu proses belajar dan komunikasinya.                 Dwibahasa adalah kemampuan menggu...

Efektivitas, Manfaat, dan Seni Mendongeng Untuk Pendidikan Anak

Gambar
Mendongeng adalah praktik literasi kaya manfaat yang telah dilakukan turun temurun dalam budaya kita. Dongeng cerita-cerita rakyat di sekitar kita seperti kisah Kancil hingga Roro Jonggrang, misalnya. Didalamnya terdapat moral, pembelajaran, dan budaya yang kental, bukan? Dongeng-dongeng tersebut tentu tak akan sampai di telinga kita tanpa adanya orang yang bercerita kepada kita. Biasanya, dongeng disampaikan oleh orangtua untuk memberi pengajaran kepada anak-anak agar generasi muda dapat mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi. Maka dari itu, mendongeng dapat ikut mewariskan budaya dan menjadi bagian dari kearifan lokal yang diceritakan generasi terdahulu. Tetapi akibat arus zaman, mendongeng tidak lagi dianggap sebagai hal yang relevan untuk diberikan kepada anak. Meceritakan dongeng dianggap sepele dan kuno. Bahkan, beberapa orangtua lebih senang memberikan gadget kepada anak dibandingkan repot-repot menghibur anak dengan bercerita. Padahal, banyak sekali manfaat mendongeng,...

Belajar Dari Guru-Guru di Daerah Pedalaman

Gambar
Merebaknya wabah Covid-19 menyebabkan banyak perubahan dalam bidang pendidikan, salah satunya KBM di sekolah yang diganti dengan belajar di rumah. Hal ini mengharuskan guru sekolah untuk menggunakan metode belajar yang tentu berbeda dari biasanya, tak terkecuali Anizar Meuraxa, guru SD 01 Bireun, Kabupaten Aceh. Saya dan teman-teman saya berkesempatan untuk wawancara secara virtual dengan beliau mengenai caranya mengajar di daerah terpinggir Indonesia. Ketika guru-guru kebanyakan mengajar dengan sistem daring (online) jarak jauh, beliau justru harus berkeliling rumah siswa-siswanya untuk mengajar. Hal ini dikarenakan murid serta orangtua di desa Bireun belum mempunyai sarana yang memadai untuk dapat melakukan pembelajaran online. "Tidak banyak yang punya gawai pintar di wilayah pedesaan Bireun" jelas guru yang akrab disapa Amna ini. Menurutnya, pembelajaran dirasa tidak bisa efektif kalaupun dilaksanakan online karena kompetensi tidak bisa tercapai jika tidak belajar secara t...

Pendidikan Karakter, Really? Satu Tahun Gejayan Memanggil

Gambar
"Pendidikan karakter" menjadi salah satu hal yang dicanangkan dalam sistem pendidikan kita.  Bagi saya seorang mahasiswa jurusan pendidikan, pendidikan karakter adalah salah satu hal terpenting untuk diimplementasikan ketika mengajar. Sebagai role model anak murid, kami dituntut tidak hanya menyampaikan bab-bab mata pelajaran, tetapi juga menuangkan moralitas dengan cara menjadi contoh baik bagi peserta didik. Guru mempunyai peran penting khususnya di lingkungan sekolah, sama seperti pentingnya peran orangtua di rumah.  Nah, hubungan guru dengan murid ini ingin saya pakai juga untuk menganalogikan negara dengan rakyatnya. Jika semisal guru dan orangtua merupakan role model bagi anak, bagaimana dengan lingkup negara? Siapa lagi yang menjadi contoh bagi rakyat jika bukan para petinggi, aparat, dan pemimpin negara. Terlebih lagi, orang-orang yang berada di pemerintahan kan seharusnya orang-orang terbaik negara. Apa jadinya kalau orang yang dijadikan contoh ini bertindak sesuatu...

Persiapan Matang, Jadikan Pembelajaran Jarak Jauh Lebih Efektif

Gambar
Semenjak pandemi COVID-19, pembelajaran tatap muka tergantikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Peserta didik di seluruh negeri, mulai dari jenjang TK sampai perguruan tinggi,   terpaksa belajar melalui layar. Perubahan besar ini membutuhkan penyesuaian serta guidelines yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan banyak peraturan baru, seperti “Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa COVID-19” yang  pernah saya bahas di tulisan saya sebelumnya di blog ini. Selain itu, kurikulum darurat juga dirancang untuk menyesuaikan pelaksanaan pendidikan pada masa pandemi. Untuk menyosialisasikan peraturan dan kurikulum baru tersebut, pertemuan online seperti webinar   kerap diadakan demi memperluas pemahaman publik mengenai pelaksanaan belajar cara baru ini. Salah satu webinar yang saya ikuti berjudul “ Kurikulum Kondisi Khusus, Adaptasi Pembelajaran Kebiasaan Baru   ” m engenai pembelajaran jarak jau...